Pasar menghadapi minggu krusial dengan rilis CPI AS, keputusan suku bunga ECB, dan angka PDB Inggris. Bersama-sama, laporan-laporan ini akan membentuk ekspektasi inflasi, suku bunga, dan pertumbuhan ekonomi di seluruh ekonomi utama. Dengan investor mencari petunjuk mengenai langkah selanjutnya dari bank sentral, volatilitas bisa meningkat tajam di seluruh pasar.
USD: Indeks Harga Konsumen (CPI) AS YoY
10 Juni, 15:30 waktu MT
Pasar memperkirakan terjadinya pelonggaran moderat pada inflasi tahunan AS, dengan perkiraan CPI melambat dari 3,8% menjadi 3,6%.
Meskipun penurunan seperti itu mengindikasikan bahwa tekanan harga berangsur-angsur mereda, inflasi akan tetap berada di atas target The Fed. Investor akan memantau dengan cermat untuk menentukan apakah perlambatan baru-baru ini merupakan tren yang sebenarnya atau hanya jeda sementara.
Angka yang lebih rendah dari perkiraan bisa menghidupkan kembali spekulasi tentang pelonggaran kebijakan moneter di akhir tahun ini dan memberikan tekanan pada dolar AS. Sebaliknya, data yang lebih kuat akan menguatkan pandangan bahwa inflasi masih tinggi dan mungkin memerlukan suku bunga yang lebih tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama.
Mengingat Federal Reserve akan bertemu tak lama setelahnya, rilis ini kemungkinan akan menjadi salah satu peristiwa makroekonomi paling berpengaruh bulan ini.
Instrumen yang terdampak: EURUSD, GBPUSD, USDJPY, dan pasangan mata uang USD lainnya.
EUR: Keputusan Suku Bunga Zona Euro
11 Juni, 15:15 waktu MT
Inflasi di zona euro semakin meningkat. Para pelaku pasar kini telah sepenuhnya memperhitungkan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin dari ECB pada pertemuannya tanggal 11 Juni, karena tekanan inflasi terus meningkat di seluruh kawasan.
Dengan pasar yang sudah memperkirakan ECB akan menaikkan suku bunga dari 2,15% menjadi 2,40%, keputusan itu sendiri mungkin terbukti kurang penting dibandingkan dengan panduan yang menyertainya. Para pelaku pasar akan fokus pada apakah para pembuat kebijakan memberi sinyal pengetatan tambahan di masa depan atau mengisyaratkan bahwa suku bunga mendekati tingkat yang cukup ketat.
Inflasi yang persisten dan kenaikan biaya energi terus mempersulit tugas ECB. Jika pihak regulator mengambil sikap yang lebih ketat dari yang diperkirakan, euro mungkin akan mendapat dukungan tambahan. Namun, jika para pembuat kebijakan mengindikasikan bahwa kenaikan suku bunga di masa mendatang akan bergantung pada data, pasar dapat menafsirkannya sebagai tanda bahwa siklus pengetatan saat ini mendekati akhir.
Instrumen yang terdampak: EURUSD, EURGBP, EURJPY, dan pasangan mata uang EUR lainnya.
GBP: Produk Domestik Bruto (PDB) Inggris, MoM
12 Juni, 9:00 waktu MT
Ekonomi Inggris diperkirakan mengalami pertumbuhan sebesar 0,2% dibandingkan bulan sebelumnya, turun dari angka 0,3% pada periode sebelumnya. Perkiraan menunjukkan moderasi dalam momentum ekonomi setelah bulan sebelumnya yang relatif kuat.
Investor akan menilai apakah perlambatan tersebut mencerminkan kondisi sementara atau awal dari tren pendinginan yang lebih luas. Angka yang lebih baik dari perkiraan akan memperkuat keyakinan terhadap ketahanan negara tersebut dan mungkin akan menguatkan pound sterling. Namun, hasil yang kurang memuaskan akan membangkitkan kembali kekhawatiran akan perlambatan permintaan domestik dan memicu spekulasi mengenai pelonggaran moneter di masa mendatang.
Mengingat perjuangan yang berkelanjutan melawan inflasi, keseimbangan antara pertumbuhan dan ekspektasi kebijakan tetap sangat penting bagi pasar. Data tersebut juga bisa memengaruhi ekspektasi terkait keputusan Bank of England pada paruh kedua tahun ini.
Instrumen yang terkena dampak: GBPUSD, EURGBP, GBPJPY, dan pasangan mata uang GBP lainnya.



